Arsip

Archive for the ‘POLITIK’ Category

MIMPI-MIMPIKU TENTANG INDONESIA

14/02/2009 5 komentar
  • Aku ingin di negeriku ini banyak dibangun selokan, tanggul dan dam-dam penahan air. Aku berkhayal negeri ini bebas dari banjir di musim hujan dan kekeringan di musim kemarau. Aku berharap kita bisa mengelola dan mengolah air, sehingga air menjadi berkah bukan bencana.
  • Aku ingin di negeri ini tidak ada barang yang tidak berguna. Sampah organik dijadikan kompos, sampah non organik didaur ulang. Air limbah dibersihkan dan air buangan diolah kembali untuk dipakai kembali. Tidak ada barang yang terbuang, tidak ada yang sia-sia.
  • Aku ingin di negeri ini penduduknya sehat-sehat karena mendapatkan pelayanan kesehatan gratis. Dokter-dokter melayani orang sakit dengan sungguh-sungguh, rumah sakit melayani pasien dengan baik. Masyarakat hidup sederhana tapi kesehatan terjamin.
  • Aku berharap di negeriku semua rakyat menikmati pendidikan gratis sepuas-puasnya. Siapapun bisa menuntut ilmu seluas-luasnya. Semua orang adalah sarjana, semua orang adalah mahasiswa. Kemudian kubayangkan di setiap tempat banyak terdapat perpustakaan-perpustakaan dengan koleksi buku terlengkap. Disetiap sudut sekolah ada saluran internet yang bisa diakses oleh siapapun. Masyarakat kita sibuk dengan membaca, bekerja dan beribadah. Aduh…..Alangkah hebatnya.
  • selengkapnya …

PRESIDEN NGGAK BOLEH MARAH-MARAH

17/12/2008 2 komentar

ImageHost.orgGeorge W. Bush adalah presiden yang bernasib sial di akhir masa jabatannyanya. Betapa tidak, ketika mengadakan jumpa pers dengan Perdana Menteri Irak, Bush dilempar sepatu oleh wartawan Al-Baghdadiyah, Muntadzar Azzaidi. Untungnya sepatu nya tidak mengenai wajah Bush. Beruntung pula yang dilemparkan adalah sepatu, coba kalau bom, urusannya akan jadi lain. Dan sang wartawan kini menjadi terkenal di seluruh dunia, pas benar dengan namanya Al-Muntadzar (dalam bahasa arab artinya : yang ditunggu). Tak pelak lagi Azzaidi kini menjadi tahanan polisi kota Baghdad. Tapi itu lah resiko dari kebijakan pemerintahan Bush yang kayak Sherif di film-film Koboy.

Tapi ada satu hal yang patut diacungi jempol dari peristiwa itu, yakni Bush tidak marah di hadapan kamera/wartawan (nggak tahu kalau di belakang). Itu membuktikan bahwa presiden negeri paman sam itu punya pengendalian diri yang kuat. Menjaga dengan baik image sebagai presiden negara superpower yang harus menguasai emosinya di muka umum. selanjutnya >>…

ANDAI KHOFIFAH SEPERTI HILLARY CLINTON

13/11/2008 4 komentar

ImageHost.org

Kini kita tahu mengapa Amerika begitu digdaya dan menjadi super power. Itu tidak lain karena Amerika mempunyai rakyat dan pemimpin hebat. Perpaduan keduanya menghasilkan persatuan ; sebuah kata yang dipakai di depan nama negara paman Sam itu (United States of Amerika/USA). Dengan persatuan, bangsa Amerika mampu menguasai dunia dan menentukan hitam putihnya. Terlepas dari prilaku pemerintahnya yang senang mengintervensi negara lain, mau tidak mau kita harus mengakui kehebatan Amerika.

Masih segar dalam ingatan kita saat-saat dimana Hillary Rodham Clinton dan Barrack Husein Obama bersaing keras untuk memperebutkan posisi calon presiden dari partai demokrat. Mereka saling serang, saling menjatuhkan. Tetapi begitu Obama terpilih menjadi calon tunggal dari partai demokrat, maka dengan lapang dada menerima kekalahan tersebut. Tidak hanya itu, Hillary bahkan berpidato di konvensi partai demokrat bahwa dia mendukung Obama dan mengajak pendukungnya untuk mendukung Obama sebagai capres dari parai demokrat. Itu juga yang dilakukan oleh John Mc Cain dalam pidato kekalahannya. Pendek kata bangsa Amerika benar-benar menerapkan persatuan dalam realita bukan hanya kata-kata.

selengkapnya>>..