Beranda > PENDIDIKAN > KENAPA NGANTUK ….. KENAPA TIDUR ??

KENAPA NGANTUK ….. KENAPA TIDUR ??

Akhir-akhir ini saya sering mengajar di jam-jam akhir pelajaran, maklumlah mau Ujian Nasional, pelajaran Non UN harus ngalah dan mau ditaruh dI jam-jam terakhir. Jam-jam terakhir seperti ini sangat tidak mengenakkan, karena anak-anak sudah pada capek dan lapar, jadi kalau diberikan materi pelajaran so pasti tidur… atau malas-malasan, dikasih tugas pasti nggak ngerjakan. Jadinya diajak ngomong-ngomong hal-hal yang up to date atau cerita ……. pasti matanya terbelalak.

Untuk memulai mata pelajaran Aqidah Akhlak maka saya mulai dengan kisah novel Eiji Yoshikawa, MUSASHI, dan terus mengalir sampai akhirnya saya bisa menyampaikan inti materi pelajaran dan tak terasa jam pelajaran sudah habis. Nggak ada anak yang ngantuk apalagi tidur… sukses deh.

Dalam berita sore Liputan 6 Petang Pak SBY nampak marah-marah di hadapan para Bupati/Walikota se Indonesia, yang tengah mendengar pidato Pak Presiden.

ImageHost.org

Liputan6.com memberitakan: Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menegur keras seorang peserta yang terlihat mengantuk saat mendengar pidatonya. Kali ini terjadi saat Presiden memberikan pembekalan pada acara Forum Konsolidasi Pimpinan Pemerintahan Daerah yang diselenggarakan Lembaga Ketahanan Nasional, Selasa (8/4). Hampir satu jam Presiden memberi pembekalan pada acara yang dihadiri para Bupati, Wali Kota, dan Ketua DPRD Tingkat II se Indonesia itu. Ketika tengah mengkritisi budaya pemborosan energi, tiba-tiba Presiden menegur seorang peserta yang mengantuk. “Coba bangunkan yang tidur. Kalau tidur di luar saja,” kata Presiden. Ini bukan kali pertama hadirin tertidur saat mendengarkan pidato Presiden. Tahun lalu dalam sebuah kesempatan beberapa hadirin terlihat tidur. Bisa jadi karena kelelahan atau karena ia tidak tertarik pidato Presiden.

John Maxwell (Million Leader Mandate/EQUIP) menulis: Tak ada pokok bahasan yang yang membosankan, yang ada hanyalah Pembicara yang membosankan. Tak ada pendengar-pendengar yang sepele, yang ada hanya Pembicara yang kurang berarti. Jika anda tertarik pada Pendengar anda mereka akan tertarik pula pada anda.

  1. BAGUS
    12/04/2008 pukul 03:43

    Memang kalau mengajar pelajaran yang tidak masuk UAN kita haruslah sabar,Tetapi kita ambil hikmahnya saja. Memang sekarang ini seoran guru harus bisa tampil beda, jadi para siswa tidak akan bosan & mengantuk.

    Menurut saya hampir semua manusia kalau mendengarkan pidato yang lama akan bosan & mengantuk. Masalah mengantuk atau tidak tergantung dari seseorang yang berpidato. Kalau orang yang berpidato itu bisa mengatur pidatonya dengan baik maka pidato itu tidak akan membosankan.

    NB:Semoga blog anda ini bisa mendatangkan hal yang bermanfaat.Amiin

  2. GHORSINA AL GHOSSANI
    12/04/2008 pukul 03:45

    ya,saya setuju dengan anda karena memang pada jam-jam terakhir memang membosankan ,saya pun merasakan hal yang sama.tetapi mungkin apabila pak Irul terus bercerita sampai jauh saya dan teman teman mulai tidak mengerti /nyambung dengan apa yang anda sampaikan

    tapi saya sangat senang dengan pelajaran pak Irul&Berterimakasih karena pak Irul telah mengerti murid-muridnya .

    SUKSES BUAT PAK IRUL!!!

  3. Machfirotul Wulandari
    12/04/2008 pukul 03:54

    SAya setuju memulai pelajaran dengan memberikan cerita cerita yang berhubungan dengan pelajaran yang nantinya akan memberikan relaksasi tersendiri untuk pikiran saya dengan menggabungkan antara pelajaran yang di sampaikan oleh Pak Irul dengan cerita ceritanya.Sehingga saya akan lebih semangat mendengar cerita yang sekaligus mencakup pelajaran yang diberikan oleh Pak Irul sehingga murid tidak akan merasa bosan dengan pelajaran yang diberikan.Dan dengan cerita itu pula kita akan dapatkan pengetahuan lebih tentang apa yang di jelaskan oleh Pak Irul.Jadi kita bisa menambah wawasan kita dari cerita cerita yang diberikan oleh Pak Irul pada kita semua.Dan dengan cerita itu juga kita akan terinspirasi.

  4. marine mega provita
    12/04/2008 pukul 03:56

    saya setuju dengan pendapat anda.menurut saya penyebab anak anak malas menerima pelajaran disebabkan beberapa faktor diantaranya:

    a.anak kurang berminat pada pelajaran
    b.pelajaran yg membosankan
    c.guru yang kurang bersahabat
    d.terlalu banyak diskusi yang membuat murid jenuh
    e.dan kurangnya permainan & cerita yang mendidik

    NB:MAAF JANGAN TERSINGGUNG,TRIMA KASIH

  5. Amalia Nur Hasanah
    12/04/2008 pukul 04:05

    saya setuju dengan ide anda dan saya senang dengan pelajaran anda,karena mungkin dengan begitu murid-murid akan bisa menyerap pelajaran yang anda sampaikan.tapi,apabila anda terlalu jauh untuk bercerita saya biasanya kurang nyambung dengan apa yang anda sampaikan dengan cerita itu.dan apabila anda bercerita , yang mungkin minggu lalu sudah anda ceritakan kepada kami dan anda menceritakan kepada kami lagi,saya sering bosan karena mungkin saya sudah mendengar cerita itu.

    maaf,mungkin kata-kata saya terlalu blak-blakan dan SEMOGA IDE-IDE PAK IRUL LEBIH BANYAK LAGI DAN LEBIH BAGUS…………AMIN

  6. yusnitasilsilia
    20/09/2008 pukul 04:17

    Kita memang belum tahu siapa yang salah dalam perihal ngantuk waktu rapat.Entah Pak SBY yang kurang menarik sebagai pembicara atau peserta rapat yang ogah-ogahan membahas hal yang penting untuk bangsa ini.Tapi seharusnya mereka tahu diri.Kalau rakyat telah memberi amanat yang sangat berat untuknya.Sedangkan mereka malah enak-enakan dan tidur waktu rapat.Padahal,untuk rapat saja kadang mereka diberi uang pesangon.Nggak malu?

  7. dainty resfulany susanto
    22/09/2008 pukul 02:21

    kejadian ini memang sering terjadi.contoh saja, saat upacara 17 Agustus,ketika bapak camat sedang berpidato, peserta yang mengikuti upacara tersebut banyak yang NGOMONG SENDIRI.Menurut saya, hal ini karena pidato bapak camat membosankan.kertas yang dibaca saja sampai tiga lembar.dan topiknya pun tidak dipahami oleh peserta upacara yang kebanyakan adalah siswa-siswi sekolah.mulai dari sekolah dasar, sampai sekolah menengah ke atas.tapi untuk kasus pada rapat presiden, mudah-mudahan hal ini tidak terulang kembali.amien…

  8. adelin rahmania
    22/09/2008 pukul 02:25

    Kenapa pak irul sangat menggemari hobi membaca al-qur’an dan bermain bulutangkis?apakah pak irul sudah pernah mengikuti olimpiade bulutangkis?Dan adakah hobi lain yang juga sangat pak irul gemari selain membca al-qur’an&bermain bulutangkis serta yang telah disebutkan dalam lampiran pak irul diatas.Trimakasih

  9. Afia Rahmawati
    22/09/2008 pukul 03:53

    assalamu’alaikum wr wb
    saya ingin bertanya kepada pak irul,apa yang bisa membuat siswa-siswa tidak bosan mengikuti pelajaran dikelas dan saat guru sedang menerangkan pelajaran?Dan apa yang bisa membuat siswa-siswi tidak bosan ketika mendengarkan penceramahan dari ustad/ustadzah saat sedang beribadah?

  10. DESY ELLYA
    22/09/2008 pukul 03:55

    ass.wr.wb
    Saya desy ellya farda murid dari kelas 8a.Saya ingin bertanya kepada pak irul”Dimana tempat pak irul belajar komputer?

  11. Danik Lailatul Rohmah
    22/09/2008 pukul 04:40

    mengantuk memanglah hal yang wajar,kita memang harus meninggalkan kebiasaan mengantuk,namun itu sangatlah sulit.Ya kan,pak?

  12. 22/09/2008 pukul 07:26

    untuk afia :
    yang membuat tidak bosan di kelas antara lain :
    1. nyanyi sama-sama
    2. makan sama-sama
    3. nggosip sama-sama
    4. kelas kosong
    5. nonton TV sama-sama

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: