Arsip

Archive for April, 2008

KENAPA NGANTUK ….. KENAPA TIDUR ??

10/04/2008 12 komentar

Akhir-akhir ini saya sering mengajar di jam-jam akhir pelajaran, maklumlah mau Ujian Nasional, pelajaran Non UN harus ngalah dan mau ditaruh dI jam-jam terakhir. Jam-jam terakhir seperti ini sangat tidak mengenakkan, karena anak-anak sudah pada capek dan lapar, jadi kalau diberikan materi pelajaran so pasti tidur… atau malas-malasan, dikasih tugas pasti nggak ngerjakan. Jadinya diajak ngomong-ngomong hal-hal yang up to date atau cerita ……. pasti matanya terbelalak.

Untuk memulai mata pelajaran Aqidah Akhlak maka saya mulai dengan kisah novel Eiji Yoshikawa, MUSASHI, dan terus mengalir sampai akhirnya saya bisa menyampaikan inti materi pelajaran dan tak terasa jam pelajaran sudah habis. Nggak ada anak yang ngantuk apalagi tidur… sukses deh.

Dalam berita sore Liputan 6 Petang Pak SBY nampak marah-marah di hadapan para Bupati/Walikota se Indonesia, yang tengah mendengar pidato Pak Presiden.

ImageHost.org

Liputan6.com memberitakan: Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menegur keras seorang peserta yang terlihat mengantuk saat mendengar pidatonya. Kali ini terjadi saat Presiden memberikan pembekalan pada acara Forum Konsolidasi Pimpinan Pemerintahan Daerah yang diselenggarakan Lembaga Ketahanan Nasional, Selasa (8/4). Hampir satu jam Presiden memberi pembekalan pada acara yang dihadiri para Bupati, Wali Kota, dan Ketua DPRD Tingkat II se Indonesia itu. Ketika tengah mengkritisi budaya pemborosan energi, tiba-tiba Presiden menegur seorang peserta yang mengantuk. “Coba bangunkan yang tidur. Kalau tidur di luar saja,” kata Presiden. Ini bukan kali pertama hadirin tertidur saat mendengarkan pidato Presiden. Tahun lalu dalam sebuah kesempatan beberapa hadirin terlihat tidur. Bisa jadi karena kelelahan atau karena ia tidak tertarik pidato Presiden.

John Maxwell (Million Leader Mandate/EQUIP) menulis: Tak ada pokok bahasan yang yang membosankan, yang ada hanyalah Pembicara yang membosankan. Tak ada pendengar-pendengar yang sepele, yang ada hanya Pembicara yang kurang berarti. Jika anda tertarik pada Pendengar anda mereka akan tertarik pula pada anda.

SAMPAH BUKAN MUSUH

08/04/2008 3 komentar

“Kebersihan adalah sebagian dari iman” maka orang yang tidak mencintai kebersihan berarti imannya kurang sempurna.

Membicarakan kebersihan, maka akan selalu berkaitan dengan sampah, karena sampah adalah penyebab lingkungan tidak bersih. Kita sering mengangap sampah sebagai musuh yang harus dienyahkan atau dibuang ke tempat pembuangan akhir (TPA), padahal kalau kita mampu mengolah sampah maka sampah akan sangat bermanfaat sekali. Allah telah memberikan gambaran bahwa di dunia ini semua pengolahan materi adalah daur ulang contoh air hujan yang kemudian diserap oleh tanah dan menjadi mata air dan masih banyak cotoh yang lain Berikut ini sebuah berita tentang pemanfaatan sampah:

Liputan6.com, Jakarta: Peduli terhadap lingkungan menjadi latar belakang sekelompok wanita di Lebak Bulus, Jakarta Selatan, untuk mengolah sampah organik rumah tangga menjadi kompos. Tak hanya itu, mereka juga rutin memberikan kursus pembuatan kompos. Tujuannya, untuk memasyarakatkan cara pengolahan sampah sekaligus menumbuhkan rasa cinta lingkungan.

Upaya ini berawal dari keprihatinan mereka terhadap lingkungan Ibu Kota yang semakin dipenuhi sampah sejak dua tahun silam. “Sekarang sampah organik, terutama rumah tangga di Jakarta begitu besar. Volumenya sampai 6.000 ton sehari. Semua itu bisa dikelola,” kata Sri Murniati Djamaludin, pengelola tempat kursus bernama Kebun Karinda.

Murni–begitu ia biasa disapa–menuturkan, saat ini peserta kursus Kebun Karinda mencapai 4.000 orang. “Mereka terdiri dari anak muda, kecil, dewasa, dan lanjut usia,” kata Murni. Kursus ini diadakan setiap Selasa dan Sabtu. Masing-masing peserta hanya dipungut biaya sekadarnya. Usai kursus, peserta bisa membawa satu pot kecil bibit tanaman dengan kompos sebagai media tanamnya.

Tanggapan positif pengembang perumahan juga sangat membantu ibu-ibu kreatif pimpinan pasangan suami istri Djamaludin Suryohadikusmo ini. Betapa tidak, mereka meminjamkan lahan seluas 300 meter persegi kepada para warga untuk dimanfaatkan sebagai kebun pembibitan dan pengomposan sekaligus tempat kursus Kebun Karinda.

Melalui kursus ini pula, para peserta dapat dengan mudah mengetahui cara mengolah sampah organik rumah. Antara lain, sisa-sisa makanan, sayur dan buah, potongan rumput segar maupun daun kering serta kertas yang telah dipotong kecil-kecil. Semua sampah tersebut nantinya dicampur sehingga berubah menjadi kompos dalam kurun waktu satu bulan.

Agar dapat memperoleh sampah organik, para wanita pecinta lingkungan hingga kini bekerja sama dengan para petugas kebersihan di lingkungan sekitar. Bahkan tidak sedikit masyarakat di luar lingkungan tempat tinggal mereka dengan sukarela mengantarkan sampah organik. Antara lain berupa daun atau bisa memperoleh bayaran berupa kompos siap pakai.(REN/Tim Usaha Anda)

Bagaimana…. Apakah sampah menyebalkan ?

Syukuri nikmat Tuhanmu

07/04/2008 15 komentar

ImageHost.org

Nick Vujicic. Dilahirkan dengan tubuh tanpa tangan dan kaki. Ketika kecil dia nyaris putus asa karena sering diolok-olok oleh temannya. Pernah dia melakukan bunuh diri tapi gagal. Perjalanan hidupnya ia tulis dalam bukunya yang berjudul Life without limbs (kehipudan tanpa lengan dan tungkai). Tidak disangkanya tulisannya itu membuatnya terkenal dan bisa berkeliling dunia sebagai seorang motivator bagi orang lain ,bahkan kini dikenal sebagai salah satu motivator handal di dunia. Kini lelaki asal Australia yang berumur 25 tahun itu memberikan ceramah dimana-mana.

“Tidak peduali siapa anda dan apaun yang anda lakukan Tuhan selalu mengetahuinya” katanya.

Tuhan selalu memberikan yang terbaik untuk kita meski menurut kita hal itu berarti penderitaan, jadi syukuri saja nikmat Allah, dan jangan berkeluh kesah. Kita pergunakan sebaik mungkin apa yang sudah diberikanNya. (diambil dari Jawa Pos, Senin 7 April 2008)

OH DEWI …..DENGARKANLAH !

07/04/2008 10 komentar

Lama sudah musik dangdut tidak punya berita heboh, kini muncul berita heboh perseteruan antara pedangdut Dewi Persik dan walikota Tangerang H. Wahidin Halim. Yang menjadi penyebab adalah goyangan dan pakaian Dewi yang dipandang terlalu seronok dan mengarah kepada porno aksi, bahkan pada suatu show busana Dewi pernah melorot sehingga anggota tubuhnya yang mestinya ditutup kelihatan dan disaksikan banyak orang termasuk anak-anak kecil. Atas dasar itu walikota Tangerang berkata bahwa artis-artis seperti Dewi akan dicekal di kotanya.

Maka Dewi Persik meradang menerjang, ketika diwawancarai oleh infotainment dia mengancam akan menuntut walikota Tangerang yang mencekal dirinya, mematikan kariernya, membatasi hak seseorang untuk berekspresi dan masih banyak lagi ancaman si anak Jember itu.

ImageHost.org

Kita kadang-kadang bingung menyikapi prilaku bangsa kita sendiri, kita kadang-kadang menyebutkan bahwa kita bangsa yang beradab dan berketuhanan, tetapi banyak tingkah polah kita yang tidak mencerminkan kalau kita percaya kepada Tuhan. Sekarang kita bayangkan kalau goyangan dan cara berpakaian Dewi Persik itu dilakukan bukan di negara Indonesia tetapi di negara Cina atau Cuba yang menganut paham atheis. Kira-kira Dewi Persik akan digantung di pusat Kota Havana oleh Presiden Fidel Castro. Di Indonesia …… malah dilindungi, dan semakin terkenal, ini terbukti pada kasus Inul Daratista.

Di Amerika Serikat, yang konon sangat menjunjung tinggi kebebasan, kebebasan berekspresi juga dibatasi. Di Televisi-Televisi Amerika yang memutar film-film porno, diatur juga agar anak-anak tidak melihatnya. Di negara kita mestinya juga harus di atur, agar ekspresifitas itu tidak merugikan dan merusak moral.

Kita punya budaya yang banyak dan adiluhung, banyak orang yang tertarik dengan ragam tari-tarian di tanah air kita, mengapa tidak itu saja yang diadopsi di goyangan musik dangdut ? mengapa goyangan-goyangan dangdut harus berkonotasi dengan gerakan orang-orang yang melakukan hubungan seks? apa bangsa ini telah kehilangan kreatifitas ?

Dan perlu diingat bahwa yang kita nikmati dari musik itu sebenarnya adalah lagu, maka sepatutnya kalau pertunjukan musik dangdut perlu dievaluasi. Saya pernah melihat pertunjukan musik dangdut dengan seorang penyanyi yang merdu suaranya dan tidak terlalu banyak berjoget, apa yang terjadi ? penonton duduk semua, tidak ada yang teriak-teriak, hanyut dalam lagu yang disuarakan bahkan ada yang menitikkan air mata, karena punya kenangan tersendiri dengan lagu tersebut.

kapan kita akan menikmatinya ya ……?

PORNOGRAFI DI INTERNET SULIT DICEGAH

07/04/2008 7 komentar

Usaha pemerintah untuk memblokir situs-situs porno merupakan langkah yang baik meskipun terlambat. “Better late then never” begitu kata menkominfo. Memang kemajuan teknologi selalu membawa dampak positif dan negatif. Dan semuanya kembali kepada manusianya, bisa tidak menggunakan perangkat teknologi itu untuk kepentingan yang lebih bermanfaat.

Perlu diingat… bahwa manusia adalah sosok makhluk yang tidak saja memiliki akal dan hati tetapi manusia juga memiliki nafsu yang perlu disalurkan. Untuk mencegah penyaluran nafsu yang berlebihan, maka ada agama serta aturan-aturan moral lain.

Selama manusia masih banyak yang mengumbar hawa nafsunya maka hal-hal yang berbau pornografi dan porno aksi akan tetap ada. Sejarah telah membuktikan, diutusnya para Nabi dan Rosul pada zaman dahulu membuktikan manusia selalu dan selalu terjatuh pada jurang yang sama sehingga perlu diingatkan.

Kembali kepada pemblokiran situs pornografi ….. menurutku itu bisa dilakukan tapi saya gak yakin bisa efektif. Saya masih meragukan kemampuan pemerintah apalagi hanya memakai software. Masalahnya software filter kadang-kadang mengganggu operating sistem, nah… apabila mengganggu OSnya kira-kira mau nggak orang nginstall softwarenya. Itu belum lagi kemampuan software filter yang konon hanya mengenali kata-kata yang bermakna pornografi, bagaimana dengan gambar ? pornografi kan gambar ?

Saya pernah pasang internet filter di kompie sekolah tetapi kayaknya nggak efektif, terbukti kalau kita mencari gambar lewat search engine gambar pornonya masih bisa ditemukan. belum lagi kalau situsnya ternyata memakai kata-kata yang tidak dikenali sebagai kata-kata porno.

Intinya kembali kepada kita, Allah sudah memberikan akal kepada kita untuk mengenali mana yang baik dan tidak, ayo kita memilih yang baik. Membuka situs yang berisi Pornografi jelas bukan sesuatu yang baik. Tidak sulit kok membedakan mana yang baik dan buruk, Allah sudah memberikan kita filter berupa ” Hati Nurani”. Nabi Muhammad SAW pernah bersabda “Dosa itu adalah yang membuat hatimu tidak nyaman”, nah jujur …. tanya hatimu yang paling dalam membuka situs porno membuat hati kita nyaman atau tidak ?/p>