11.27.08

GURU YANG MENCINTAI, SEBUAH REFLEKSI HARI GURU

Ditulis dalam PENDIDIKAN tagged , pada 04:15 oleh pakirul

ImageHost.orgTahun 1945, Negara Jepang hancur dibom atom oleh sekutu. Rakyat Jepang banyak yang mati bergelimpangan, sisanya sekarat karena terkena radiasi bom atom. Pembantu kaisar dan menteripun kemudian melaporkan jumlah korban. Menanggapi laporan anak buahnya, Kaisar Jepang Hirohito berkata, “ berapa guru yang hidup “. Pembantu kaisar dan menteripun terkejut, seraya bertanya : “ mengapa paduka menanyakan jumlah guru yang hidup?”. Hirohito berkata “ selama masih banyak guru yang hidup, aku yakin masih ada kesempatan bangsa kita untuk  bangkit dari kekalahan dan mengejar ketertinggalani”. Maka setelah perang selesai, guru di Jepang menjadi anak emas. Diberikan gaji yang sangat cukup, fasilitas yang memadai dan semua kesejahteraannya dipenuhi. Tugasnya hanya satu yaitu mendidik rakyat Jepang untuk bangkit kembali mencapai kejayaan. Seluruh potensi dan kemampuan yang ada semuanya dipergunakan untuk pendidikan menuju kejayaan bangsa Jepang. 25 tahun kemudian bangsa Jepang sudah berdiri sejajar dengan bangsa yang menghancurkannya. Bahkan 35 tahun kemudian mengalahkan pengebomnya di bidang ekonomi dan teknologi. Selanjutnya >>…